Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Tuesday, March 15, 2016

Sinopsis Film Magic Hour

Sinopsis Film Magic Hour

Sutradara : Asep Kusdinar
Genre : Drama, Romance
Pemeran : Dimas Anggara, Michelle Ziudith, Rizky Nazar
Tahun : 2015

Ini nih film yang ngena banget, apalagi sama remaja masa kini. Film garapan Screenplay Production ini sukses memancing banyak remaja untuk menonton film ini. Dan tidak heran, ditonton berulang-ulang pun juga nggak ada bosennya. Pemain di film ini juga cukup famous sih, ada Dimas Anggara, Michelle Ziudith, Rizky Nazar, dan masih banyak lagi. Adegan pertama dalam film ini dimulai saat Michelle Ziudith menari-nari di saat hujan. Ia memerankan seorang Raina atau yang biasanya disebut rain, ia sangat menyukai hujan dan pada hujanlah ia mencurahkan segala perasannya.

Film garapan sutradara Asep Kusdinar ini bercerita tentang cinta segi 4 di antara Dimas (Dimas Anggara), Raina (Michelle Ziudith), Tobi (Rizky Nazar), dan Gweny (Nadya A. Paramudita). Berawal dari pertemuan Dimas dengan Raina, sejak pertemuan itu Raina merasakan getaran-getaran cinta, begitu juga dengan Dimas. Lambat laun merekapun saling menyayangi satu sama lain. Namun, ternyata ada satu sosok yang sudah lama amat mencintai Raina, yaitu Tobi, sahabat Raina sendiri. Raina bingung dan juga panik menghadapi situasi ini, karena ia tak mau kehilangan sahabatnya. Di satu sisi Raina juga bimbang dan sedih karena orang yang ia cintai selama ini akan bertunangan dengan Gweny, saudara tiri Raina. Situasi inilah yang membuat Raina harus memilih antara cinta atau persahabatan.

Sinopsis Film Magic Hour

Di dalam film ini ada loh cuplikan dialog yang membekas di hati, ceilah. Tapi, beneran membekas. Banyak netizen yang juga berpendapat dengan hal serupa. Nah apasih dialognya?

“Kenapa Tuhan menciptakan hati kalau untuk dipatahin,”

Dialog tersebut diucapkan Tobi saat ia menyatakan cinta pada Raina, tapi sayangnya ia ditolak. Dengan perasaan sedih, ia lalu mengucapkan kalimat tersebut. Dan nggak heran, banyak loh yang menangis saat adegan film ini. Yang kelewat baper mah apalagi, bejibun. Udah deh lebih baik, kalian lihat aja film nya langsung gaes! Beneran bagus kok. Tapi aku agak nggak terima gitu ya, masa endingnya kaya gitu hiks.

Oh ya, jangan lupa lihat film kedua dari Magic Hour, pemeran utamanya juga sama yaitu Dimas Anggara dan Michelle Ziudith. Yap, London Love Story. Filmnya juga udah tayang kok di bioskop sejak pertengahan Februari yang lalu. Jadi, tunggu apalagi? Ajak temen-temen kalian yang galau buat nonton film ini nih. Pastinya dengan cerita apik, berbeda, dan dikemas dengan semenarik mungkin. Yaiyalah menarik, settingnya di London kali ... Haha.

Trailer Magic Hour

Sinopsis Film Stay With Me

Sinopsis Film Stay With Me

Sutradara : Rudi Soedjarwo
Genre : Drama, Romance 
Pemeran : Boy William, Ully Triani, Natasha Ratulangi, Firman Subagja
Tahun : 2015

Ketika melihat trailer film ini di youtube pasti kita sudah bisa menebak, kemana larinya genre film ini. Yap, film ini merupakan film drama romantis. Pemain dalam film ini pun tak asing kita lihat di beberapa acara televisi dan film layar lebar seperti Boy William, Natasha Ratulangi, dan Firman Subagja. Perlu kalihan tahu, naskah garapan Rudi Soedjarwo ini mengambil kisah dari kehidupan nyata. Tak tanggung-tanggung, dalam film ini beliau tidak hanya bertindak sebagai pengarang naskah, namun juga merangkap sebagai sutradara dan produser film "Stay With Me".

Film ini menceritakan tentang seorang kekasih yang mempunyai janji-janji indah di masa yang akan datang. Sepasang kekasih itu adalah Boy William yang berperan sebagai Boy Dimas dan Ully Triani yang berperan sebagai Deyna. Suatu hari, Deyna mendapat kabar buruk bahwa orang tuanya meninggal dunia akibat kecelakaan pesawat. Akhirnya, ia harus pergi ke Eropa untuk memulai hidup mandiri.

Sinopsis Film Stay With Me

Enam tahun berlalu, Boy sudah menjadi seorang sutradara dan ia sudah mempunyai istri yang cantik. Sedangkan Deyna juga sudah mempunyai seorang suami. Mereka lalu tidak sengaja dipertemukan di suatu tempat. Saat bertemu mereka sudah bisa memahami kondisi masing-masing. Mereka mendapati kondisi bahwa rumah tangga mereka sama-sama hancur. Pertemuan itu akhirnya membawa mereka mengingat-ingat saat mereka masih menjadi sepasang kekasih. Dan perasaan itu pun muncul kembali di sela-sela hati Boy dan Deyna.

Bagaimana aksi Boy William dalam film "Stay With Me"? Lebih lengkapnya silahkan nonton sendiri ya di bioskop kesayangan anda. By the way, film ini sudah tayang di bioskop sejak akhir Februari 2016. Bagi kalian yang suka galau, suka film romantis, suka nangis, tonton aja film ini, gak bakal kecewa kok. Jangan lupa ajak pasangan biar so sweet juga haha.

Trailer Stay With Me

 

Wednesday, October 30, 2013

Sinopsis Laskar Pelangi

Sinopsis Laskar Pelangi
Sutradara: Riri Reza
Genre: Drama
Pemeran: Lukman Sardi, Cut Mini, Mathias Muchus.
Tahun: 2008




Film Indonesia kini tengah menapaki kejayaan. Munculnya film-film berkualitas karya anak bangsa memang memberi angin segar bagi industri perfileman dalam negeri. Untu mendukung hal ini, tentu diharapkan agar masyarakat antusias menyaksikannya di bioskop. Salah satu film yang tak boleh diewatkan adalah Laskar Pelangi. Film besutan Mira Lesmana ini diadopsi dari novel populer Andrea Hirata dengan judul yang sama. Jika Anda belum menyaksikannya, tak apalah baca sinopsis Laskar Pelangi terlebih dahulu, berikut ini.

Rangkaian cerita di dalam film ini dimulai dari kepulangan ikal (Lukman Sardi) yang telah dewasa ke kampung halamannya di Bangka Belitong. Ingatannya kemudian kembali ke masa kecilnya. Hari pertama ia dan kawan-kawannya di Sekolah Dasar Muhammadiyah begitu menegangkan sebab jumlah mereka hanya 9 orang. Ikal bersama dengan murid lainnya, harap-harap cemas menunggu murid ke-10. Jika tidak, maka sekolah tersebut akan ditutup. Ibu Muslimah (Cut Mini Theo) dan Pak Harfan (Ikranegara) juga tak kalah tegangnya. Tapi, di ujung sana kemudian muncul Harun (Jeffry Yanuar), si murid kesepuluh yang menyelamatkan keberadaan SD Muhammadiyah.